Sabtu, 03 Desember 2011

Pasangan Ideal & Pria Idaman: Seorang sahabat, teman, pasangan yg memiliki perhatian, kasih-sayang, dan mampu "memancing" kemesraan & kenyamanan... (*Pria Idaman, tak harus selalu berwajah tampan...)

Seperti siang dan malam, matahari dan bulan, cinta dan kasih sayang, begitu juga manusia ditaqdirkan untuk hidup berpasangan.....

Layaknya sebuah impian, setiap wanita pastinya mempunyai sebuah harapan tentang seperti apa "pria idaman" yang kaum wanita dambakan untuk dijadikan pasangan dalam mengarungi bahtera kehidupan....

Menurut saya, "pria idaman" adalah seseorang yang bisa menjadi sahabat, teman, sekaligus pasangan yang memiliki perhatian, cinta, kasih sayang dan mampu "memancing" kemesraan dan kenyamanan sekaligus bisa menjadi seorang imam dalam kehidupan.... Daaaaaaan, perlu digaris bawahi disini bahwa "pria idaman" bagi saya, tidak harus selalu berwajah tampan.... :D....

Kenapa saya katakan demikian..???... Apakah itu artinya saya termasuk alergi "wajah tampan"..??... Hmmmm.... tolong tunggu sebentar, akan saya jelaskan....

Sejujurnya, saya juga termasuk bagian dari kalian semuanya yang menyukai "wajah tampan", tetapi pastinya "tampan" menurut saya dan anda sekalian belum tentu sama hehehehehe.... Karena hal itu serba relatif dan standard.... :D.... Tampan iya, tetapi bagi saya akan lebih utama "ketampanan hatinya" ...... Mungkin pada saat sekarang, begitu banyak pria tampan, tak terhitung dengan jari-jari tangan... :D.... Tetapi dari kebanyakan itu, sedikit sekali yang "berhati tampan" dan memang "sungguh-sungguh penyayang".... Dan bagi saya, "ketampanan hati" adalah lebih utama daripada sekedar tampilan fisik yang tidak akan kekal diterpa jaman....

Saya rasa, anda-pun akan lebih setuju dengan apa yang saya jelaskan bukan...??..... (*Kedipkan mata jika benar adanya... hehehehehehe....).... Opst!!! sorry sorry but I am very seriously.... :D...

Untuk sementara kita tinggalkan sekilas info masalah "ketampanan", Yuk kembali lagi fokus kepada "Pria Idaman".... :D.... Seperti yang tadi di awal saya katakan bahwa sosok "Pria Idaman" lebih ke HATI daripada sekedar fisik....

Sisi-sisi kelembutan dan kasih-sayang dapat terpancar tulus ketika kita bisa saling berdekatan dengan sang "pria idaman" dan memahami karakter masing-masing. Dan kejujuran akan dapat kita rasakan ketika kita sudah saling mengenal jauh lebih dalam.....

Menurut pikiran saya, sebuah hubungan sebagai pasangan akan jauh lebih nyaman ketika masing-masing dari diri kita dan sang "pria idaman" bisa bersikap terbuka apa adanya tentang "inilah saya, inilah karakter saya, inilah keluarga saya, dan sebagainya...", jujur, dan saling percaya. Dan ketika pada akhirnya sudah merasa sehati dan sejiwa, kemudian memutuskan untuk mengarungi bahtera rumah tangga, ada baiknya untuk sesekali menggunakan "KACAMATA KUDA"..... :D.... Eits..!!!... ini bukan bercanda ya sahabatku tercinta.... :D....

Kenapa dengan "KACAMATA KUDA"...???....

"Kacamata kuda" disini dengan maksud untuk membuat masing-masing dari kita tidak mudah memandang yang lain yang ada di depan..... karena seperti yang kita ketahui, sejauh mata memandang, kebun tetangga selalu terlihat lebih cantik.... hehehehehehehe..... so so so.....

Jadi, dengan adanya "kacamata kuda" akan membuat kita selalu menatap pasangan kita dengan penuh rasa cinta.... Sejauh mata memandang, apapun yang terjadi dengan kebun tetangga depan, tak lagi keliatan deh.... lewaaaaaaaaaat aja... hehehehehehe.... TETAaaap pasangan kita yang paling TAMPAN biar gendut dan beruban pun tak lagi kelihatan....hehehehehehehe..... 

"Pria Idaman" seharusnya mempunyai sikap penyabar karena sebagai seorang imam selayaknya bisa menjadi panutan dan pastinya sikap sabar dan bijaksana adalah salah satu yang harus ada.... Itu menurut pendapat saya ya.... :D....

Kenapa saya katakan demikian...???...

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kaum "pria" lebih berpikir secara LOGIKA, sementara kaum "wanita" justru sebaliknya, lebih menonjolkan sisi "EMOTIONAL"-nya... hehehehehee..... JADI, jika sang "pria" juga lebih dominan sisi emotionalnya, lalu apa kata dunia...???..... O'ooooo....

Itulah sebabnya saya katakan bahwa sosok "Pria Idaman" haruslah memiliki sifat penyabar yang otomatis lebih bisa berpikir secara RASIONAL dan bisa bersikap menentramkan hati pasangannya dalam situasi dan kondisi bagaimanapun.....Sebaliknya, sang "wanita" selaku pasangan juga harus bisa belajar dari pengalaman "emotional yang berlebihan", jangan "memancing" sebuah perselisihan dan pertengkaran.... (*Lebih baik "memancing" kemesraan saja yah..hehehehehe....) Jadi, keduanya bisa sama-sama belajar dari setiap kepal kekurangan untuk menjadi lebih baik ke depan, selalu penuh cinta, kasih sayang dan berbaikan.... 

Mungkin sepertinya terdengar klise dan seperti sulit untuk menjadi kenyataan ya...???... Eits..!!!... tappiiii tunggu sebentar sahabatku tersayang.... Apapun yang saya tuliskan diatas bukan sekedar teori, klise dan teman-temannya.... tetapi semua ini ada CONTOH NYATA-nya.... Hmmmmm... pasti ingin tahu bukan...???.... siapakah gerangan....???.....

By the way anyway busway, bagaimana dengan "kecemburuan".....????....

Menurut saya, SEDIKIT cemburu itu perlu dalam sebuah hubungan 'istimewa' atau dalam hidup berpasangan.... Tetapi ingat, cukup sedikit saja....  

Karena jika terlalu berlebihan juga jatuhnya jadi TIDAK BENAR dan bisa memicu pertikaian dan malah bisa menjadi sebuah perpisahan....Bukan hanya 'cemburu', tetapi hal apapun jika terlalu too much atau berlebihan, memberikan efek yang tidak baik.... Seperti, makanan terlalu banyak garam juga jadi tidak enak.... Minuman terlalu banyak gula juga jadi tidak nikmat..... begitupun yang lainnya.....

Oleh sebab itu, saya katakan bahwa SEDIKIT CEMBURU itu perlu, sebagai bumbu perindu dan bukti bahwa cinta itu masih ada dan menggebu..... :D.... Jika tak lagi ada cemburu, maka bisa jadi rasa cinta itu tak lagi seindah dulu.... Nah lho, kalau sudah begitu bukannya malah bisa jadi sakit flu karena penasaran menusuk kalbu...hahahahahaha..... Maaf bercanda..... :D.... :D.... 

Jadi, menurut saya: sedikit cemburu itu JUSTRU PERLU..... Apakah ada diantara kalian yang tidak setuju...???.... hmmmmmm..... coba saya lihat mata kalian satu persatu, pasti kalian menipu jika bilang tidak setuju hehehehehehehe..... Hayoooo ngakuuuuu..... :D....

Tapi ingat, dengan satu catatan bahwa 'sedikit cemburu' itu harus yang rasional, jangan terlalu EMOTIONAL..... Mungkin hal itu akan sulit diwujudkan, tetapi seiring perjalanan waktu, pertambahan usia dan tingkat kedewasaan, saya yakin bahwa kita semuanya pasti bisa mewujudkan SEDIKIT KECEMBURUAN yang RASIONAL dan WAJAR heheheehehhe.... Believe me.... :D....

So, mulai sekarang mari kita bersama-sama buka hati, buka mata, dan buka jiwa... Yakinkan bahwa kita semua pasti bisa menjadi seseorang yang lebih baik dan mendapatkan 'pasangan' yang terbaik bagi kita di mata TUHAN....

Hmmmm.... sepertinya cukup sekian dulu ya soal "Pria Idaman", "Pasangan Ideal", dan "Perlunya Sedikit Kecemburuan"... hehehehehe.... Jika ada hal-hal yang kurang berkenan, mohoooon sekali untuk dimaafkan sepenuh ketulusan dari hati kalian semua sahabat saya tersayang..... 

Sampai disini dulu, selamat bermalam minggu, dan ijinkan saya untuk mengatakan: I LOVE YOU..... 

*Sepenuh cinta, dari hatiku khusus untukmu sahabatku.....


By: imma.w.a.
Design and Planning Laboratory
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN

Rabu, 30 November 2011

My Writing is My Style and My Mind Language....

Beberapa orang suka sekali menulis, baik itu tulisan ilmiah, sekedar cerpen, puisi atau bahkan sebuah diary. Dan masing-masing orang pastinya mempunyai ciri khas tersendiri dalam tulisannya. 

Begitupun dengan saya... sejujurnya saya lebih suka menulis apapun secara sederhana dan APA ADAnya... Bagi saya, menulis adalah bagian jiwa, sebagai alat penyambung rasa dan bagaimanapun saya hanya ingin menyajikannya secara biasa namun bisa terasa istimewa bagi sang pembaca.... Tulisan saya bukanlah CERPEN yang hanya berisi cerita fiksi dan cenderung direkayasa.... Tulisan saya juga bukan CERITA HIDAYAH yang biasanya harus menyembunyikan tokoh utamanya, menyamarkan pelakunya..... Pada kenyataannya, tulisan saya adalah kejadian yang APA ADAnya, kenyataan kehidupan dan tak ada unsur rekayasa didalamnya. Inilah tulisan saya, inilah gaya saya, inilah bahasa pikiran saya dan inilah kenyataan yang apa adanya....

Saya paham bahwa tak jarang apa yang saya tuliskan mungkin tidak berkenan bagi seseorang, tetapi menurut saya apapun itu semuanya adalah demi kebaikan karena dalam setiap perjalanan kehidupan pastinya akan selalu ada sebuah pembelajaran. Dan untuk menguji dan membuktikan tingkat kedewasaan seseorang, salah satunya adalah HARUS BISA MENERIMA apapun kenyataan yang terjadi dalam kehidupannya. Bukan hanya selalu ingin terlihat baik dan manis di hadapan manusia, atau hanya ingin terkenal baik di hadapan manusia lainnya.... TETAPI yang lebih utama adalah sanggup tidaknya menerima kenyataan yang ada di hadapannya siapa sesungguhnya dirinya yang nyata di hadapan TUHAN dan seluruh manusia....

Jika apa yang saya tuangkan dalam tulisan saya dianggap sedikit tajam dan menyinggung perasaan, bagi saya semuanya dikembalikan lagi kepada sang pembaca. Pembaca yang dewasa dan bijaksana, pastinya bisa memahami karakter tulisan saya. Tajam atau tidaknya, semuanya tergantung dari masing-masing individu selaku pembaca. Menyinggung tidaknya pun semuanya tergantung dari masing-masing individu selaku pembaca. Pada intinya, semuanya kembali kepada sang pembaca, sudah dewasakah dia..???.... sudah bijak-kah dia..??....

Sejujurnya, saya bahagia dengan adanya beberapa masukan pada tulisan saya, baik itu pujian ataupun kritikan, semuanya saya terima dengan hati senang. Hal ini membahagiakan saya, karena berarti mereka memberikan perhatian pada tulisan saya.

Bagaimanapun saya hanya ingin menjelaskan bahwa tulisan saya adalah gaya saya dan bahasa pikiran saya. Saya hanya ingin menuliskan segalanya dengan APA ADA-nya, dengan kejujuran, sesuai kenyataan dan fakta, dan semuanya benar-benar bisa saya pertanggung-jawabkan di hadapan TUHAN. 

Saya bukan tipe orang yang mudah dipengaruhi untuk HANYA menuliskan yang MANIS-MANIS atau yang BAIK-BAIK saja. Saya juga bukan tipe orang yang mudah digertak sambal atau ditakut-takuti untuk TIDAK MENULIS, karena bagi saya KEBENARAN adalah hal yang harus dijunjung tinggi dan diungkapkan. Dan saya selalu percaya bahwa TUHAN akan selalu memberikan perlindungan bagi semua hamba-Nya yang memang berada di garis KEBENARAN dan KEJUJURAN. Dan Subhanallah, saya sudah membuktikan semua kebesaran dan kebaikan TUHAN selama ini.


Jadi, jangan salah.... saya akan TERUS menuliskan apapun yang menurut saya BENAR dan NYATA ADAnya. Jika kenyataan dan fakta itu mungkin kurang mengenakkan bagi sebagian orang, buat saya semuanya kembali lagi kepada individunya masing-masing. Saya rasa, kita semuanya sudah menjadi MANUSIA DEWASA. Dan dalam kedewasaan ini, sudah selayaknya kita semua HARUS BISA menerima apapun kenyataan yang ada, BAIK dan BURUK semuanya HARUS BISA diterima.

Jika ada seseorang yang mengaku DEWASA tetapi hanya ingin tampil yang baik-baik dan manis-manis saja, menurut saya itu BUKAN DEWASA.... Selayaknya seorang yang mengaku DEWASA harus bisa menerima apapun kenyataan dirinya, jangan hanya ingin tampil BAIK dan MANIS  di hadapan sekelompok manusia saja.... 

Bagaimanapun dan seperti apapun, saya tetap akan menuliskan apapun yang menurut saya BENAR dan semuanya akan saya sajikan secara APA ADAnya karena memang inilah tulisan saya, inilah gaya saya, dan inilah bahasa pikiran saya......

Sekali lagi, saya mengucapkan banyak terimakasih buat semua teman-teman saya tersayang yang selalu memberikan appresiasinya kepada semua tulisan saya by inbox.... Trimakasih saya ucapkan dengan sepenuh ketulusan hati.... Apapun itu semuanya sangat berharga bagi saya, dan apapun yang terjadi saya tetap akan menuliskan hal-hal yang menurut saya BENAR ADANYA dan APA ADANYA.... 

Trimakasih atas segala appresiasinya....


By: imma.w.a.
Design and Planning Laboratory
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN

Minggu, 18 September 2011

KEBAHAGIAAN SEJATI..... (*Kebahagiaan orang yang kita cintai adalah kebahagiaan kita juga...)

'BAHAGIA' bagi masing-masing orang pastinya berbeda, tetapi pada dasarnya memiliki kesamaan rasa. Seringkali terjadi sedikit kesalahan pemahaman tentang 'ARTI' bahagia. Beberapa orang cenderung berpikir bahwa 'BAHAGIA' adalah ketika dirinya sendiri sebagai 'pelaku utama' dari kebahagiaan itu. Dan bagi mereka, 'kebahagiaan' itu hanya yang mereka rasakan, mereka terima dalam bentuk materi dan 'cinta' di dunia.....

Menurut saya, hal ini perlu untuk diluruskan.  Kebahagiaan sejati bukan selalu harus kita, anda, dan kalian saja yang menjadi 'pelaku utama'-nya, tetapi siapapun 'pelaku utama'-nya seharusnya kita juga BAHAGIA. Jika kita hanya berpikir bahwa BAHAGIA itu jika kita sebagai 'pelaku utama' yang merasakannya, maka itu lebih kepada ke-'EGOIS'-an semata.

Bagi saya, ketika saya melihat orang-orang yang saya cintai berbahagia, maka saya-pun merasakan kebahagiaan juga. Mungkin memang terdengar sedikit 'klise', tetapi sejujurnya saya juga seperti anda semua yang pernah berpikir 'salah' tentang arti 'BAHAGIA', mencampur-adukkan ke-'EGOIS'-an didalamnya, merasa harus sebagai 'pelaku utama'-nya....

Tetapi seiring perjalanan waktu, tingkat kedewasaan dan keimanan saya kepada Tuhan, semua itu telah merubah pola pikir saya. Saya semakin memahami bahwa: kebahagiaan sejati adalah ketika saya bisa memperbaiki semua ibadah-ibadah saya kepada Tuhan; kebahagiaan sejati adalah ketika saya bisa mengakui semua kesalahan dan kekhilafan yang pernah saya lakukan dalam kehidupan saya; kebahagiaan sejati adalah ketika saya lebih mengutamakan kedekatan saya kepada Tuhan daripada sekedar urusan duniawi; kebahagiaan sejati adalah ketika saya tidak hanya mementingkan diri saya sendiri dengan selalu harus menjadi 'pelaku utama' dalam kehidupan; kebahagiaan sejati adalah ketika saya bisa banyak berbagi kepada orang lain diluar kehidupan saya; kebahagiaan sejati adalah ketika saya bisa lebih mendahulukan kepentingan orang-orang disekitar saya yang lebih membutuhkan perhatian dan kasih sayang; kebahagiaan sejati adalah ketika saya melihat dan mendengar orang-orang di sekitar saya berbahagia....

Dan itu artinya bahwa: (1) 'kebahagiaan sejati' adalah ketika kita bisa menjadi yang 'terbaik' bagi Tuhan dan mengutamakan-Nya lebih dari segalanya di dunia ini.... (2) 'kebahagiaan sejati' adalah ketika orang-orang yang kita cintai berbahagia.... (*ini berarti BUKAN kita yang menjadi 'pelaku utama'-nya...)....

So, jika saat sekarang masih ada diantara kalian yang masih menganggap bahwa 'BAHAGIA' adalah jika kalian yang menjadi 'pelaku-utama'-nya, MAKA sudah saatnya kalian harus mengubah itu semua mulai dari sekarang.... Karena itu hanyalah bagian  dari ke-'EGOIS'-an dan ketidak-dewasaan.

Yakinlah bahwa Tuhan akan semakin banyak memberikan kebahagiaan kepada kita semua jika kita bisa berbahagia atas semua kebahagiaan orang-orang di sekitar kita.....

Tebarkan senyuman kesabaran, kepakkan sayap-sayap keikhlasan, dan jadilah sang pemenang yang penuh cinta dan kasih sayang di hadapan Tuhan..... :-*....

*Salam sejuk dari negeri sakura....


by: imma.w.a.
Design and Planning Laboratory
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN

Kamis, 15 September 2011

SOS: Si lembut yang indah perlu dijaga EXTRA EXTRA EXTRA.... (*WOMEN ONLY..)

Sebenarnya, saya sudah beberapa kali menulis tentang pentingnya kesehatan PAYUDARA bagi kita kaum wanita khususnya. Mungkin bisa dibaca di link berikut ini: http://immabook.blogspot.com/2011/06/payudara-adalah-salah-satu-bagian-yang.html

Tetapi sekali lagi saya menuliskannya lagi karena salah seorang teman saya sedang mengalami sakit 'kanker payudara' level-3. Sejujurnya, ini membuat saya terkejut mendengarnya....

Saya berharap, tulisan kali ini akan bisa membuat kita semua kaum wanita untuk semakin berhati-hati menjaga kesehatan tubuh kita serta kesehatan organ-organ terpenting dalam tubuh kita.

Sesuai namanya, kanker payudara merupakan penyakit yang disebabkan oleh berkembangnya sel kanker di daerah payudara. Penyakit ini kebanyakan menyerang perempuan, tetapi laki-laki juga bisa terkena. Kangker payudara merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbanyak nomor dua di dunia. Sedangkan dari tingkat kematian, jenis kangker ini menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.

Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.

Berikut antara lain hal-hal yang harus Anda perhatikan yang merupakan gejala kanker payudara:
  • benjolan pada payudara anda berubah bentuk / ukuran
  • kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk
  • puting susu masuk ke dalam (retraksi)
  • salah satu puting susu tiba-tiba lepas / hilang
  • bila tumor sudah besar, muncul rasa sakit yang hilang-timbul
  • kulit payudara terasa seperti terbakar
  • payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal Anda tidak menyusui
Tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara. Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah.

Sedangkan untuk gejala kanker payudara stadium lanjut, adalah sebagai berikut: Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:
  • terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
  • adanya nodul satelit pada kulit payudara;
  • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
  • terdapat model parasternal;
  • terdapat nodul supraklavikula;
  • adanya edema lengan;
  • adanya metastase jauh;
  • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada  dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain
Sejumlah tanda di atas memang merupakan ciri-ciri kanker payudara. Walaupun demikian, jika Anda mengalami satu atau lebih hal di atas, belum tentu Anda menderita kangker payudara. Cobalah periksakan diri Anda ke dokter dan lakukan tes mammografi. Nanti dokter akan menganalisa mammogram yang dihasilkan dan memberikan saran untuk Anda.

Selain itu, cobalah sejumlah tips tambahan berikut ini:
  • Biasakan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin tiap bulan. Tujuannya agar Anda menjadi "akrab" dengan payudara sendiri. Lakukan pemeriksaan beberapa hari setelah fase menstruasi selesai. Jika Anda sudah tidak mengalami siklus haid, pilih satu tanggal di setiap bulan dan selalu lakukan pemeriksaan di tanggal tersebut.
  • Jangan langsung panik jika Anda merasakan benjolan. Kebanyakan wanita memiliki beberapa area yang memang menonjol secara alami di payudara mereka.
  • Payudara memiliki sejumlah area dengan karakteristik berbeda. Misalnya bagian luar atas (dekat ketiak) kemungkinan besar memiliki gumpalan dan benjolan. Bagian bawah mungkin terasa seperti pantai berpasir/berbatu. Area di bawah puting dapat terasa seperti kumpulan biji-bijian. Bagian lain mungkin terasa berbeda. Yang penting Anda memahami karakteristik dari setiap area. Perhatikan apakah ada hal abnormal di area tertentu. Misalnya, di area yang biasanya terasa seperti pantai pasir, apakah terasa ada tonjolan seperti batu? Ini merupakan hal abnormal dan harus menjadi perhatian. Jika ada perubahan yang mencurigakan dan bertahan selama satu bulan penuh atau menjadi tambah parah seiring dengan waktu, segera konsultasi ke dokter!
  • Buat sebuah diary / jurnal untuk merekam hasil pemeriksaan Anda. Rekaman ini dapat berupa "peta payudara" Anda, lengkap dengan catatan kapan dan di mana Anda merasakan keanehan pada payudara. Terlebih pada masa-masa awal, jurnal ini dapat membantu Anda untuk mengingat hal apa yang dapat dianggap normal pada payudara Anda. Terkadang tiba-tiba muncul benjolan, tapi kemudian menghilang lagi. Hal ini normal karena tubuh Anda berubah seiring siklus menstruasi. Tapi jika ada perubahan yang tidak hilang setelah satu bulan penuh, atau justru bertambah parah, hal tersebut jelas abnormal dan harus segera ditangani oleh dokter.
Pada akhirnya, saya berharap semoga kita semua kaum wanita khususnya bisa lebih perduli dengan kondisi tubuh kita masing-masing. Dan lebih menjaga kesehatan dan kebersihan organ-organ dalam dan organ-organ pribadi tubuh kita dengan lebih baik lagi.


*Salam sejuk dari negeri sakura......

imma.w.a.
sakura-ku, saitama-shi
japan



Reference:
http://kankerpayudara.org/

Sabtu, 10 September 2011

The level of LOVE: Kasih Sayang.....

Begitu banyak definisi tentang 'kasih-sayang' yang seringkali terlontar dalam forum-forum diskusi. Tetapi, dalam hal ini saya hanya ingin berbagi kisah tentang arti 'kasih-sayang' bagi saya.  Mungkin, beberapa orang menyamakan tingkatan antara kasih-sayang atau menggabungkan pengertian kasih sayang itu sendiri. Tetapi, bagi saya pribadi: 'SAYANG' mempunyai tingkatan lebih tinggi daripada 'KASIH'.

Mungkin anda sedikit bingung bukan..???... ok, saya akan menjelaskan maksud perbedaan tingkatan disini.

Contohnya, ketika seseorang 'mengasihi' kita, maka belum tentu seseorang itu juga akan 'menyayangi' kita. KASIH, dia akan memberikan apapun yang kita minta dan inginkan, tetapi apakah dia menyayangi kita???... BELUM TENTU..!!!... Tetapi sebaliknya, ketika seseorang 'menyayangi' kita, maka PASTInya dia juga akan 'mengasihi' kita. SAYANG, karena dia menyayangi kita maka dia akan memberikan apapun yang kita minta dengan batas-batas tertentu.

Hmmmm.... kenapa harus ada 'batas'...???....  bukankah jika SAYANG, maka tak akan ada lagi 'batas'..???...

Jangan salah, justru karena SAYANG itulah makanya ada 'batas'. Tidak semua yang kita inginkan selalu dikabulkan dan diberikan, semua itu karena SAYANG. Sebaliknya, jika semua yang kita minta selalu dikabulkan dan diberikan, itu karena KASIH dan bukan SAYANG...

JADI, bagi saya pribadi: Sejujurnya, saya LEBIH SUKA disayangi daripada dikasihi...^_^... (*bukan 'dikasihani' yah...karena itu menjadi berbeda arti...:-)...)

Begitu juga dengan 'kasih-sayang' orang tua terhadap anaknya, 'kasih-sayang' ibu kepada putra-putrinya. Pernahkah kalian menyadari bahwa 'kasih-sayang' orang tua tak pernah ada akhirnya. Sudah banyak peribahasa mengibaratkan itu semua. Tetapi pada kenyataannya masih juga banyak kita temui anak-anak yang tidak bisa mengerti dan memahami bagaimana tulusnya 'kasih-sayang' orang tuanya pada mereka selama ini...

Contoh kecil, ketika sedikit yang mereka minta TIDAK DAPAT terpenuhi oleh orang tuanya, dia langsung menganggap bahwa orang tua mereka TIDAK SAYANG..... Oh No..!!!....

Tidakkah mereka sadar bahwa semua itu justru karena orang tua mereka SANGAT SAYANG.

Seperti yang tadi sudah saya jelaskan di awal bahwa: ketika kita disayangi, maka apapun yang kita minta pasti akan diberikan dengan beberapa 'batasan'. Dalam hal ini, jika yang kita minta itu lebih cenderung akan memberikan ketidak-baikan buat kita, maka pastinya TIDAK AKAN dikabulkan permintaan kita. Semua itu karena SAYANG....

Sama seperti 'kasih-sayang' Tuhan kepada umat-Nya di dunia ini. Janganlah hanya melihat segalanya dari sisi luarnya saja, semisal: sekelompok orang yang tidak pernah menjalankan perintah-perintah Tuhan, tetapi mereka hidup bergelimang kemewahan.... Itu semua bukan karena Tuhan SAYANG... Bukan sama sekali..!!!... Tetapi lebih kepada karena Tuhan 'KASIH' kepada mereka... Mereka sudah bekerja keras di dunia, mereka meminta, dan Tuhan memberi mereka atas semua jerih payah mereka, TETAPI bukan berarti Tuhan SAYANG pada mereka...

Tetapi, ada sisi lain yang terjadi sebaliknya: seseorang yang beribadah dengan penuh kekhusyu'an, bekerja dengan penuh keikhlasan, tetapi kehidupan mereka tetap saja kekurangan dari segi keduniawian.... Semua itu bukan berarti karena Tuhan BENCI ..... Tetapi karena Tuhan SAYANG pada mereka sehingga menguji mereka dengan beberapa tingkatan kesulitan untuk melihat sejauh mana kadar keikhlasan dan keteguhan iman mereka kepada-Nya.

Jadi, selayaknya kita semua jangan hanya melihat segala sesuatu dari sisi luar dan keduniawian saja, tetapi lihatlah segalanya jauh lebih dalam di sisi kebaikan yang mungkin kita dapatkan yang diberikan Tuhan untuk hidup kita semua di akhirat nantinya.... Ingatlah: 'Apalah artinya kegelimangan dan kegermelapan duniawi jika semua itu tidak ada artinya bagi kehidupan di akhirat nantinya...'... Memang, ada baiknya jika kita semua mendapatkan kenikmatan dunia dan kebaikan di akhirat...

JADI, jika saat ini kita semua mendapatkan kelebihan materi di dunia ini, ada baiknya juga menyisihkannya untuk saudara-saudara kita yang sedang bernasib buruk dan kekurangan.... Dan tetap berupaya untuk menjadi umat-Nya yang lebih baik dengan selalu beribadah dan menjalankan semua perintah-perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-larangan-Nya semampu kita....

Dan, jangan pernah berpikir bahwa ketika 'seseorang' atau 'orang tua' atau Tuhan tidak mengabulkan beberapa keinginan kita, itu berarti mereka TIDAK SAYANG.... Hilangkan penafsiran seperti itu... Tanamkan di pikiran anda semua bahwa: semua itu karena mereka SAYANG pada kalian sehingga tidak semua yang kalian minta selalu mereka berikan begitu saja. Ada sisi-sisi kebaikan dibalik semua itu, hanya hal-hal yang memberikan kebaikan yang akan mereka berikan untuk kalian karena pada dasarnya Tuhan jauh lebih mengerti apa yang terbaik buat kalian, buat kita, dan semua umat-Nya...

*Salam sejuk dari negeri sakura....


by: imma.w.a.
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN

Jumat, 02 September 2011

Sa'i...

Salah satu dari rukun haji adalah SA'I. Sa'i adalah berjalan dimulai dari bukit Safa ke bukit Marwah dan sebaliknya, sebanyak 7 kali, yang berakhir di bukit Marwah. Perjalanan dari bukit Safa ke bukit Marwah dihitung satu kali dan juga dari bukit Marwah ke bukit Safa dihitung satu kali. Bagi yang berusia lanjut, bisa menggunakan kursi roda. Jama'ah haji yang melakukan sa'i tidak wajib suci dari hadats besar ataupun hadats kecil, tetapi disunatkan suci dari hadats besar maupun hadats kecil.

Banyak sekali yang sering menanyakan tentang: 'Apakah disyaratkan untuk naik keatas bukit Safa atau Marwah pada waktu sa'i..??'... Jawabannya adalah TIDAK DISYARATKAN, tetapi jika keadaan memungkinkan bisa naik ke atas bukit Safa atau Marwah, sebaliknya jika keadaan sulit maka cukup sampai di kaki bukit saja.

Bagi para pria/laki-laki disunatkan lari-lari kecil antara dula pilar hijau, sedangkan bagi wanita tidak disunatkan. Ini harus dipahami...

Tidak dianjurkan mengangkat kedua tangan sambil takbir menghadap Ka'bah ketika melakukan sa'i. Yang dianjurkan adalah mengangkat kedua tangan untuk berdo'a sambil menghadap Ka'bah.

Bagi orang yang sedang melakukan sa'i harus berhenti apabila datang waktu sholat wajib yang dilakukan berjama'ah dan kekurangannya bisa dilanjutkan setelah selesai sholat. Perlu diperhatikan disini bahwa TIDAK ADA sa'i sunnat.

Yang harus dilakukan setelah selesai mengerjakan sa'i adalah mencukur atau memotong rambut, atau sering disebut sebagai bertahallul.

Apabila para jama'ah haji merasa ragu-ragu dengan hitungan tawaf atau sa'i yang mereka lakukan, maka mereka harus berpegang pada hitungan yang lebih kecil.

Apabila jama'ah haji melakukan sa'i-nya mulai dari Marwah, maka sa'inya tidak batal tetapi harus menambah satu perjalanan lagi sehingga berakhir di Marwah.

Inilah sedikit hal tentang SA'I, semoga bisa memberikan sedikit manfaat....Silahkan juga berkunjung ke blog saya khusus tentang ibadah haji di link berikut ini: http://hajj-immasan.blogspot.com/ Aamiin ya robbal alamiin...


by: imma.w.a.
Design and Planning Laboratory
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN

Jumat, 26 Agustus 2011

Jangan panggil dia 'MOnYeT'... (*Teman,ucapkan kebaikan mulai dari sekarang)

Dalam pergaulan dan pertemanan, seringkali kita bercanda sedikit banyak keterlaluan, tetapi apapun itu harusnya kita paham bahwa siapapun yang kita ajak bercanda adalah manusia juga, sama seperti kita semua. Apalagi jika usia kita sudah masuk kategori 'manusia dewasa' dan sebagai 'orang tua', selayaknya kita memberikan contoh-contoh adab pergaulan dan pertemanan yang baik dan benar. 

Sudah saatnya untuk menghentikan candaan yang keterlaluan, tulisan-tulisan yang porno dan mengundang tertawaan, gambar-gambar vulgar yang tak sepantasnya diperlihatkan dan panggilan-panggilan buruk yang berasal dari 'kebun binatang'. Sungguh, semua itu sepantasnya tidak lagi diteruskan dalam adab pergaulan, khususnya bagi kita semua yang telah menjadi 'manusia dewasa' dan bergelar 'orang tua'.

Ingatlah bahwa Tuhan-pun tidak akan senang jika umatnya saling bercanda keterlaluan sampai mengeluarkan semua nama-nama 'kebun binatang'... ^_^... Sebisa mungkin, panggillah teman-teman kalian dengan panggilan 'sayang' dan ucapkanlah kebaikan disekitar kalian. Mungkin memang sesekali kita semua layak untuk diingatkan satu hal, bukti bahwa Tuhan tidak senang dengan candaan yang keterlaluan, Dia berfirman di salah satu ayat Al Qur'an tentang hal yang demikian:

"Hai orang-orang yang beriman...... janganlah kalian mencela diri kalian sendiri, jangan pula kalian memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Siapa saja yang tidak bertaubat, mereka itulah orang-orang yang dzalim."
(Q.S. Al Hujurat 49:11)

So, sudah pahamkah kalian sekarang..??... Jadi, jangan lagi kalian lakukan panggilan-panggilan buruk untuk teman kalian tersayang dimanapun berada dan bagaimanapun mereka, karena kita semua memiliki strata yang sama, sama-sama makhluk Tuhan yang sempurna... :D...

Jangan lagi ada panggilan 'kebun binatang', karena semua itu sangatlah tidak enak didengar, tidak bagus terbaca dan tidak layak disiarkan...

Belajarlah menjadi orang-orang dewasa yang sopan dan penuh dengan ucapan kasih sayang, tebarkan kebaikan semampu kalian dimanapun kalian bergaul dan berteman... Jadilah 'orang tua' yang membanggakan dengan pancaran kebaikan dan kesopanan sesuai dengan firman Tuhan.

*Teman, ucapkanlah kebaikan mulai dari sekarang.... jangan panggil dia 'MOnYeT' karena itu sungguh tidak sopan, sayang.... :-*....


by: imma.w.a.
Design and Planning Laboratory
Sakura-ku, Saitama-shi
JAPAN