Rabu, 31 Maret 2021

The Real "ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA": Jadilah Wanita yang Kuat, Cerdas, dan Berhati Luas

 

Sumber Gambar:lockdown2020.id

"ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA" adalah salah satu peribahasa yang memiliki arti mendalam, bukan hanya bagi kaum Jawa meskipun sebenarnya ini masuk dalam budaya Jawa, tetapi arti umumnya secara keseluruhan bisa juga untuk semua golongan diluar kaum Jawa. Peribahasa dalam bahasa Jawa juga dinamakan dengan PARIBASAN. Apa sih, PARIBASAN itu?.. Paribasan adalah rangkaian kata yang tetap penggunaannya, tidak mengandung makna pengandaian, dan bermakna konotatif. Nah, kalau bicara KONOTATIF, pasti kalian juga akan bertanya-tanya, apa sih artinya?.. Makna konotatif sendiri memiliki sebuah bentuk makna yang akan selalu berbeda dari jaman ke jaman. Sehingga hal tersebut tidak akan menjadi tetap.

Nah, ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA disini memiliki arti dalam bahasa Jawa sebagai ' ngandelake KEKUATAN, ngandelake PANGUASA, lan ngandelake KEPINTERAN sing diduweni. Kalau kita artikan dalam bahasa adalah membanggakan KEKUATAN, membanggakan KEBESARAN, dan membanggakan KEPINTERAN/KEPANDAIAN

Kenapa kita membahas peribahasa satu ini, apa sih yang membuat peribahasa ini unik. Ok, kita akan membahasnya dengan contoh real/nyata peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dan yang penting lagi adalah untuk meluruskan pemaknaan ini karena ada beberapa yang memahaminya secara berbeda. Ini nih yang membuatnya menjadi menarik 😊.

Sekarang kita akan membahasnya dengan memberikan contoh tindakan/kasus/perbuatan/perilaku yang mencerminkan 'Adigang, Adigung, Adiguna' ini, ok.. Let's start it πŸ‘

Beberapa orang salah memahami 'adigang, adigung, adiguna' ini. Mereka (arti mereka disini 'beberapa' orang ya, jangan salah πŸ˜†) mengganggap si A (misalkan) membanggakan kekuatannya, membanggakan kebesarannya, membanggakan kepandaiannya, intinya mengganggap bahwa si A ini menyombongkan dirinya sendiri dan latar belakang kehidupannya. Nah, yang perlu kita cermati disini adalah, apakah benar si A seperti yang disangkakan oleh oknum 'seseorang' ini???... πŸ˜€.. Kita bedah satu-satu dalam CONTOH, ok.

PERTAMA: Jika si A ini adalah seorang pejabat yang memiliki kekuatan dalam hal ini non fisik ya, memiliki kekuasaan yang membuatnya menjadi sosok yang super/besar, dan sebagai seorang pejabat pastinya si A bukanlah orang yang biasa-biasa saja dari segi intelektualitasnya ~ pintar. Nah, dengan kekuatan, kebesaran, dan kepandaiannya tersebut kemudian dia menindas rakyat kecil, melakukan manipulasi manipulasi demi memperkaya dirinya sendiri, tidak mengutamakan kepentingan rakyat, MAKA si A ini bisa kita sebut sebagai seorang yang dalam peribahasa ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA

Dari sini paham ya... πŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘

KEDUA: Jika si A ini adalah seorang pejabat yang memiliki kekuatan dalam hal ini non fisik ya, memiliki kekuasaan yang membuatnya menjadi sosok yang super/besar, dan sebagai seorang pejabat pastinya si A bukanlah orang yang biasa-biasa saja dari segi intelektualitasnya ~ pintar. Tetapi dia tetap mengutamakan kepentingan rakyatnya dibandingkan dengan kepentingannya, dia menunjukkan kekuatannya - kebesarannya - dan kepandaiannya untuk memberikan manfaat bagi rakyatnya. MAKA si A ini TIDAK BISA disebut sebagai seseorang yang dalam peribahasa ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA.

Jadi, jangan asal menuduh seseorang itu sebagai seseorang yang SOMBONG, karena itu justru bisa berbalik kepada diri si penuduh sendiri karena dia tidak mampu, dia iri, sehingga dia menuduh seseorang sebagai orang yang SOMBONG. Berhati-hatilah ok... πŸ˜€

Jangan mudah menjadi seseorang yang GAMPANG TERSINGGUNG karena itu sangat berbahaya. Jadilah orang yang OPEN MINDED (terbuka menerima kritik, saran, masukan) karena dengan begitu akan membuat menjadi lebih baik dan lebih maju. Jika yang dikatakan itu adalah FAKTA - NYATA, ya tidak seharusnya TERSINGGUNG, karena itu FAKTA, bagaimanapun harus berbesar hati menerima bahwa ya itu BENAR, tidak boleh tersinggung dan marah πŸ˜†. Kalau yang dikatakan itu TIDAK BENAR, bukan FAKTA, nah anda/kalian berhak tersinggung dan juga berhak untuk mengklarifikasi kebenarannya. 

CONTOH lagi, misalkan hal-hal yang sering tampil di media sosial baik itu berupa gambar/foto, video, dan sejenisnya, sebenarnya itu semua tergantung dari masing-masing individunya baik itu tujuannya, maksudnya, dan alasan dibalik dia melakukan itu. Masing-masing individu memiliki tujuan-maksud-dan alasan yang berbeda. Misalkanpun ada yang bertujuan untuk show-up, itu juga hak mereka sendiri, kalau kalian tidak suka, tidak usah dilihat apalagi difollow πŸ˜€, biarkan itu menjadi pertanggung-jawaban mereka sendiri. Pastinya, yang tau apa asli dari tujuan-maksud-dan alasannya adalah dirinya sendiri dan Tuhan.

Sekarang kalau misalkan saya pribadi ya, ketika saya berbagi cerita, aktifitas dan sejenisnya, itu adalah kegiatan sehari-hari yang memang sebenarnya saya lakukan. Saya tidak berpikir negatif orang akan mempunyai penilaian A,B,C,D,E,F dll, itu tidak penting buat saya karena bagi saya adalah ya inilah saya πŸ˜„, dan Tuhan itu Maha Mengetahui, Maha Melihat, Maha Mendengar semua apa yang dilakukan oleh UmatNya.

Jadi, kalau misalkan saya berbagi keseharian saya bersih-bersih rumah (menyapu, menge-pel, setrika, memasak, dll) itu adalah hal nyata yang memang saya kerjakan sehari-hari. Lalu, kalau kemudian ada yang mengganggap itu sebagai ADIGANG (sombong dengan kekuatan), Lhaaaaa darimananya keles πŸ˜†πŸ˜†... Sepertinya dia ngga paham apa itu ADIGANG. Gini deh, yang namanya menyapu, menge-pel, setrika, cuci-cuci perkakas, ya pasti pakai kekuatan OKOL πŸ’ͺ kan πŸ˜„, masa' iya pakai tenaga batin, iya kalau saya PENYIHIR, tinggal 'cling!!' langsung semua kerjaan rumah beres πŸ˜›. Lalu, dibilang 'ngapain juga mesti dibuat story nyapu2, nge-pel, dll'.. Helloooo, kan story-story saya, halaman-halaman saya, kenapa jadi situ yang ribet πŸ˜„πŸ˜„, kalau nggaa suka, ya jangan dilihat to.. gampang kan.. Daripada situ nuduh2 ADIGANG - sombong kekuatan, yaelaaaah... belajar dulu yang bener makna ADIGANG, tuuuh sudah saya jelaskan diatas tadi πŸ˜„πŸ˜„, baca giiiih...

Kemudian, kalau misalkan saya berbagi tentang bagaimana kita harus tetap bersyukur, bersikap apa adanya, menjunjung kebenaran, semua itu kan FAKTA. Lalu dibilang saya ADIGUNG - menyombongkan kebesaran - kekuasaan, hellooooo... kebesaran apapula πŸ˜„πŸ˜„, lha wong saya ini lho cuma orang biasa, meskipun saya bekerja kantoran, saya tetap bekerja rumahan juga, jalan kaki juga biasa, naik angkot juga biasa, teruuuus dibilang sombong kekuasaan itu darimana keles... πŸ˜„πŸ˜„.. Yaelah... ampun bang jago !! 😁.

Ketiga, ketika saya berbagi tentang beberapa pencapaian, itu untuk memotivasi supaya tetap bisa berkarya buat diri saya sendiri dan memotivasi orang lain. Terus, dibilang saya ADIGUNA - menyombongkan kepintaran - kepandaian, haduuuuh.... lha gimana coba πŸ˜„πŸ˜„.. Sepertinya Anda ya yang bilang ADIGANG-ADIGUNG-ADIGUNA itu harus banyak-banyak intropeksi diri dan intropeksi hati πŸ˜„πŸ˜„, HATI Anda sakit...!! Serius..!!...  Harusnya Anda itu merenung, berkaca ya, bahwa ya itu benar, jadi harus bisa legowo, kalau salah ya minta maaf, kalau tau ada yang salah ya dinasehati supaya baik, bukan malah menuduh orang ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA seenaknya TANPA PAHAM artinya πŸ˜€. Justru, kelebihan energi anda itu gunakan untuk menasehati yang salah-salah itu, yang malas-malas itu, yang kemenyek-kemenyek itu, yang jorok-jorok itu. Gunakan energi anda untuk memperbaiki itu, menasehati. Jangan malah yang berniat baik dimusuhi, dibilang SOMBONG, lalu yang salah dilindungi, dibenarkan. Renungkan itu..! Mungkin di dunia kalian MENANG, tapi Tuhan itu Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Mengetahui, Maha segalanya. Yakinlah, karma itu akan datang baik itu secara KONTAN ataupun KREDIT πŸ˜„πŸ˜„. 

Sekarang CONTOH lainnya nih yang lagi booming dan memang ini itu banyak terjadi di kehidupan sehari-hari, cuma bedanya mungkin yang banyak itu kebetulan bukan public figur, jadi tidak terlihat. Tapi tetap menarik untuk dibahas, karena masih ada kaitannya dengan ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA.

Apa siiih... ok, kita bahas sekarang ya. 

Jika kalian update kasus salah satu tokoh ahli hukum yang mempunyai istri seorang seniman (bisa dibilang seniman ya, karena dia pelukis, pembuat berbagai macam kue, menyanyi juga), pasti langsung nyambung ya 😁.. Ada IG nya ma****ko, saya salah satu follower beliau πŸ˜„πŸ˜„ dan feeling saya adalah beliau di pihak yang benar, bukan karena sesama wanita ya πŸ˜„ tapi memang iya, karena saya memiliki sense yang sama. Kalau kita akhir-akhir ini baca dari dua kubu, baik dari pihak si istri ma****ko dan dari pihak anak tiri suaminya si ahli hukum ini, menurut saya ma****ko yang benar πŸ˜„πŸ˜„. Kenapa saya bisa berargumen begitu?..

Karena saya salah satu follower mereka berdua, menurut saya, si istri ma****ko ini adalah tipe yang rajin, rapi, kreatif, sederhana, pintar, bisa segala hal. Jadi ketika si anak tiri suaminya ini mengatakan bahwa 'tertekan' dengan istri ayahnya ma****ko ini, agak aneh menurut saya. Kenapa baru sekarang bilang seperti itu, setelah 20 tahun lamanya πŸ˜„πŸ˜„. Kalau dari kacamata saya, bisa jadi mereka memiliki kebiasaan yang BERBEDA. Si ibu/istri ini kan tipe yang rapi, rajin, pinter, kreatif, bisa segala hal, sederhana, nah kemungkinan si anak tirinya ini memiliki kebiasaan yang sebaliknya πŸ˜„πŸ˜„. Sehingga hal ini yang bisa memicu konflik kecil kecil yang dipendam menjadi besar.

Saya paham betul, karena saya merasakan sendiri posisi seperti itu. Ketika kita tipe yang rapi, suka kebersihan, disiplin kemudia bergabung dengan tipe yang jorok, slebor, tidak disiplin, itu betul2 menguras hati dan emosi πŸ˜„πŸ˜„. Apalagi kalau kemudian pihak luar ikut campur, wah bisa tambah runyam.

Seperti si ma****ko ini, ketika pihak luar ikut campur, kemudian si suami membuat keputusan mengusir istrinya (si ma****ko ini) dan membangun tembok yang menutup akses antara rumah mereka dengan rumah orang tua ma****ko karena rumahnya bersebelahan. INI NYATA dialami ma****ko dan juga dialami orang lain hanya saja kebetulan bukan public figur πŸ˜„πŸ˜„

Lalu apa kaitannya dengan ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA ????

Yah, sikap si suami yang mengusir dan membangun tembok penutup akses inilah yang masuk kategori ADIGANG ADIGUNG ADIGUNA. Seorang suami yang baik, TIDAK SEHARUSNYA melakukan pengusiran terhadap istrinya. Apalagi sudah banyak yang telah dilakukan istrinya untuk dia dan keluarganya. Apalagi, selama pernikahan tenyata istrinya tidak dinafkahi, nah lhooo ... ini kategori sikap suami yang dzolim. Jika keluarga suami mendukung si suami, berarti sekeluarga adalah kumpulan orang-orang yang dzolim πŸ˜„πŸ˜„, no worry... Tuhan itu Maha Adil, pasti akan ada balasannya.

Apalagi si anak tiri yang seorang perempuan juga berstatement negatif tentang istri ayahnya (sang ibu sambung), itu adalah perilaku yang buruk. Tidak seharusnya dia sebagai anak memperkeruh suasana rumah tangga ayahnya. Apalagi pastinya sudah banyak yang telah dilakukan ibu sambungnya untuk ayahnya dan dirinya. Ini seperti kacang lupa kulit, kebaikan dilupakan, dibalas dengan hal-hal jahat. Menyedihkan... tapi NYATA

Seorang istri juga manusia biasa, meskipun terlihat sempurna karena cantik, rapi, rajin, disiplin, suka memasak, menata rumah, berprestasi, dia tetaplah manusia biasa. jadi, jika ada hal-hal kekurangannya, harusnya bisa disikapi dengan baik. Apalagi, ternyata selama ini tidak pernah dinafkahi, nah lhooo..berarti sebenarnya ada andil kesalahan dari si suami. Itu harusnya saling dikoreksi. 

Tindakan main usir dari rumah oleh seorang suami kepada istrinya, itu sangat tidak dibenarkan. Padahal ma****ko wanita mandiri ya, dia tidak pernah meminta hak harta apapun, aset namanya dari suaminya saja tidak punya, semua milik suami, nah lhoo...tapi bagaimanapun dia seorang wanita yang punya perasaan.

Dari sini kita belajar bahwa pertama: WANITA harus mempunyai kekuatan, kekuatan disini adalah kemandirian. Jangan hanya mengandalkan apa-apa dari para pria sebagai suami, memang itu sebenarnya adalah TUGAS dan KEWAJIBAN seorang suami untuk mencukupi semua kebutuhan rumah tangga termasuk kebutuhan istrinya. Tetapi, kita sebagai wanita tetap harus mandiri. Kedua, sebagai WANITA harus berhati luas - ini bisa dikategorikan sebagai kebesaran, keluasan hati. Seperti apapun perlakuan suami yang tidak baik, tidak sesuai kepada kita sebagai seorang istri, ya kita harus berhati luas. Jangan pernah membalas dengan ketidak baikan yang sama, tetapi doakan agar sang suami menjadi suami yang baik, yang bertanggung jawab, yang lembut hatinya. Ketiga, sebagai WANITA harus cerdas - pandai. Ini sangat penting untuk mendukung kemandirian dan keluasan hati.

JADI, bagi kalian para wanita (khususnya yang memiliki suami), ingat ada yang salah satu tulisan mengatakan bahwa SUAMI ITU ADALAH TITIPAN, jadi sewaktu-waktu bisa diambil, tidak bersama dengan istrinya selamanya. Diambil (Tuhan) karena meninggal, atau diambil pelakor πŸ˜„πŸ˜„, ataupun diambil pihak lain karena terhasut untuk dipisahkan, misalnya dalam kasus ma****ko ini dihasut anak tiri πŸ˜„πŸ˜„, sehingga si suami mengusirnya (mengusir istrinya) dari rumahnya.

Jangan bangga menjadi wanita/perempuan yang selalu dilayani pria, kemana-mana harus diantar, menyuruh-nyuruh ini itu. Jika suatu saat pria tempat anda bergantung itu pergi, anda-pun juga akan menjadi orang yang sengsara karena tidak ada tempat bergantung lagi πŸ˜„πŸ˜„.

Bagaimana kalau misalkan wanita mandiri lalu dibilang sombong  - adigang adigung adiguna??? yaaaa itu orang yang mengatakan adigang adigung adiguna perlu periksa ke dokter jiwa, karena hatinya sakit parah terkena iri hati hasut dengki πŸ˜„πŸ˜„

Satu hal lagi, jangan terlalu mengagung-agungkan harta duniawi, seperti diatas tadi, sengaja membangun tembok pembatas untuk menutup akses. Itu tidak kekal, tidak akan terbawa di alam kubur. Apalagi jika ada seseorang yang dengan arogannya meruntuhkan dan membangun tembok tanpa berempati kepada bangunan di sebelahnya, ini yang namanya ADIGANG ADIGUNG ADIGUNA. Merasa memiliki kekuatan dengan uangnya merubuhkan, menyekat, membangun, tanpa perduli bangunan di sebelahnya rusak. Merasa memiliki kekuasaan karena hak dia, jadi dia bebas membangun sesuai keinginannya tanpa memperdulikan bangunan disebelahnya berdampak rusak akibat bangunan dia. Merasa memiliki kepandaian, lebih pandai sehingga bisa menginjak-injak orang lain, memperbudaknya untuk dijadikan tukang bersih2 bangunannya, tukang pembuat kopi bagi para tukangnya. INI justru yang disebut ADIGANG ADIGUNG ADIGUNA πŸ˜‰

Ok, semoga kita semua dijauhkan dari sifat2 negatif tersebut. Sepintar apapun kita, sekaya apapun kita, sekuat apapun kita, tetaplah menjadi orang yang sederhana, yang berempati pada orang lain, yang pandai bersyukur dan mengingat sekecil apapun yang pernah orang lain lakukan untuk kita dengan tulus, tidak seharusnya dibalas dengan kejahatan. Tetaplah menjadi WANITA yang kuat - berhati luas - dan cerdas yang selalu menjadi panutan dan kebanggaan keluarga - teman - dan para sahabat tercinta. Keep Fighting...!! 

Notes:
Bagi para suami di luar sana, bersyukurlah jika istrimu adalah wanita pekerja yang tidak pernah menuntut banyak hal padamu, dia rela membantumu secara finansial untukmu dan anakmu, bersyukurlah dan berterimakasihlah.


Sepenuh cinta dari hatiku untukmu
imma-san
31 Maret 2021


Minggu, 21 Maret 2021

Photography: challenging, interesting, not boring, and refreshing

Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar tentang 'PHOTOGRAPHY'....?  Hmmm... pasti langsung fokus pada hasil foto, benar-kan?.. πŸ˜€.. Apakah kalian tahu bahwa untuk mendapatkan hasil foto yang bagus itu tidak hanya sekedar jeprat jepret atau klak klik saja πŸ˜„, karena memotret itu perlu bakat, perlu sense/rasa, dan yang utama adalah perlu belajar. 

Nah, kali ini saya akan berbagi kisah tentang bagaimana suka duka memotret sebuah product. Jadi, untuk memotret sebuah product itu ada beberapa teknik komposisi. Memotret disini tidak menggunakan kamera profesional lho ya, tapi hanya menggunakan kamera HP dan itu bisa merk apa saja. Menurut saya, jenis kamera/hp itu memang mempengaruhi, tetapi faktor human/pemotret juga sangat mempengaruhi. Disini pasti kita semua berpendapat sama, iya kan?.. 😊... 

Oke, kita kembali ke memotret product tadi ya, jadi kita wajib mengenali fasilitas yang ada pada kamera HP kita masing2, karena tiap hp memiliki fasilitas yang berbeda. Disini, kita akan menggunakan foto 'pro'. Kalian bisa cek di kamera hp masing2. Nah, disitu ada pengaturan ISO, EV, WB dll. Masing-masing memiliki ukuran yang berbeda, kita bisa mencoba satu demi satu tiap level untuk melihat bagaimana perbedaan hasil foto yang kita dapatkan.

Sumber: Dokumen imma-san

Foto diatas adalah salah satu contoh hasil foto dengan pengaturan EV yang berbeda-beda. Apasih EV ini..???... EV merupakan satuan pengukuran cahaya untuk fotografer. Fitur ini berfungsi untuk mengatur pencahayaan seperti di dalam ruangan. EV biasanya dikombinasikan dengan peraturan aperture dan shutter speed. Di tempat terang, nilai EV cenderung lebih tinggi, dan sebaliknya (www.phonegraphyindonesia.com).

Sumber: Dokumen imma-san

Kedua adalah pengaturan ISO, sebagaimana hasil foto diatas. ISO adalah suatu ukuran untuk menentukan tingkat sensitivitas cahaya pada sensor kamera. Jika Anda melakukan setting ISO dengan tingkat yang tinggi maka, akan semakin sensitif sensor cahaya-nya. Cahaya yang masuk membuat sensor kamera lebih kuat (www.jpckemang.com).

Sumber: Dokumen imma-san

Ketiga adalah pengaturan WB. Hasil foto diatas jelas terlihat perbedaannya. Fungsi dari White Balance (WB) sendiri bertujuan white balance memerintahkan kamera agar mengenali temperatur sumber cahaya yang ada. Supaya yang putih terlihat putih, merah terlihat merah dan hijau terlihat hijau, atau dengan kata lain agar kamera merekam warna obyek secara akurat dalam kondisi pencahaayan apapun. Tiap kamera beda-beda, ada yang menunjukkan dalam angka/level. Tetapi ada juga yang dalam bentuk simbol pencahayaan yang bertingkat. Jadi, kalian benar-benar harus memahami fasilitas kamera kalian masing-masing.

Sejauh dari pengaturan ini sih masih terbilang mudah ya, karena semuanya sudah tersedia di kamera hp masing-masing, hanya tinggal kita pilih-pilih untuk motret product-nya. Jadi, hasil dari pengaturan ke-3 elemen diatas :

  • shutter speed (berapa lama lensa membuka)
  • apperture (seberapa besar bukaan lensa)
  • ISO (berapa banyak tentara semut yg bekerja mengumpulkan cahaya) ini istilah yg serin digunakan utk mengandaikan ISO. 

Makin besar ISO = makin banyak jumlah semutnya. Hasilnya foto akan semakin terang. Tapi ISO yg terlalu besar pada batas ISO tertentu akan membuat foto menjadi noise (nilainya berbeda2, tergantung jenis kamera/hp).

Nah, yang menantang pertama adalah ketika kita belajar memotret dengan sisi pencahayaan yang berbeda-beda. 

JENIS CAHAYA

- Natural light (cahaya matahari) 

usahakan cahaya yg jatuh di objek tidak keras (cahaya yg lembut), untuk mengatasinya gunakan difusser = berfungsi menyaring cahaya.

Memotret pada saat Golden Hour (jam 7-9 pagi) dan sore (jam 4-5).

- Artificial light.

Menggunakan lampu2 seperti di studio foto

ARAH CAHAYA.

Yg biasa digunakan untuk foto produk:

- Backlight (cahaya dari belakang) posisi jam 12

- Sidelight (cahaya dari samping) posisi jam 9,3

- rim light (cahaya dari arah diagonal) posisi jam 10,11,1,2

Maksudnya jika kita bayangkan gambar jam.

Objek ada di tengah2 jam

Pemotret ada di posisi jam 6.

posisi jam 12 (tepat di belakang objek) 

Demikian seterusnya


Sumber: siskati266.blogspot.com

Kalau kita memotret di posisi Γ ngka jam 6, 
maka arah side light adalah di angka jam 3 dan jam 9.
Back light adalah di posisi jam 12
Sedangkan rim light di posisi jam 10, atau 11, 1, 2
Sementara oval light, cahaya berada di posisi jam 5 atau jam 7

Sumber: kelas KOMOCAN - elfi zahara

Hasil foto dengan pengaturan pencahayaan (Dokumen imma-san)
Gambar diatas adalah contoh hasil foto dengan pencahayaan yang berbeda-beda, dari sisi samping, atas, dan depan sesuai dengan komposisi pencahayaan yang sudah kita bahas sebelumnya.

Tantangan kedua adalah bagaimana kita memotret product dengan menggunakan diffuser, reflektor dan blocker. Nah, disini diperlukan alat yang dinamakan reflektor 5 in 1. Dalam satu reflektor ini juga berfungsi sebagai diffuser dan blocker. Jadi ada 5 warna yaitu: hitam (2), putih, transparant, dan gold. Bentuk dan ukurannya juga bermacam-macam, ada yang bulat dan ada yang oval. Nah, sebaiknya kalian menggunakan yang berbentuk OVAL.

Reflektor 5 in 1 (dokumen imma-san)

Apa sih tantangannya..?... kalau sebelumnya kita menggunakan cahaya yang berasal dari lampu, nah di tahapan ini kita menggunakan cahaya langsung dari matahari dan menggunakan diffuser dan reflektor untuk membuat hasil foto menjadi lebih menarik. Mau tau bagaimana kondisi sebelum pemotretan (dibalik layar)..?..

Kondisi di balik layar pemotretan (Dokumen imma-san)
 
Kondisi dibalik layar pemotretan (Dokumen imma-san)

Kondisi dibalik layar pemotretan (Dokumen imma-san)

Pada tahapan ini kita betul-betul harus memahami komposisi pencahayaan dan arah pemotretannya sesuai dengan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Dan tahapan ini benar-benar menguras energi πŸ˜‚ dan juga perjuangan yang pantang menyerah πŸ’ͺ. Saya saja sampai gobyos karena berusaha mendapatkan hasil foto terbaik πŸ˜„. Mau tau kan hasilnya seperti apa?... Ok, let's see...

Sumber: Dokumen imma-san

Sumber: Dokumen imma-san

Sumber: Dokumen imma-san

Sumber: Dokumen imma-san

Bagaimana..???... menarik bukan..?... Nah, kalau kalian mau lihat lebih banyak lagi foto-foto hasil belajar saya, bisa cek di https://www.facebook.com/imma.w.agustin/

Ada hal yang lebih penting lagi bahwa seperti yang sudah saya jelaskan diatas tadi jika memotret itu selain tergantung dengan kamera, juga tergantung dengan human atau sumber daya manusianya. Bagaimana caranya..?.. Ya dengan cara belajar. Apakah belajar sendiri bisa...?... Tentu saja bisa, tetapi akan lebih baik jika kalian tergabung dalam suatu komunitas belajar motret yang baik. Mau tau kan saya belajar dimana...?... 😊... 

Kalian bisa mencoba bergabung di KOMOCAN bersama dengan kak elfi zahara. Dalam komunitas ini kalian akan diajari teori-teori memotret secara profesional dan juga ada pelatihan-pelatihannya juga lho..!.. πŸ˜ƒ... Menarik kan.. πŸ‘πŸ‘..

Ok, sampai disini dulu ya sharing cerita saya tentang motret memotret khususnya di tahapan motret product. Nanti yang akan datang, saya akan sharing lagi tentang dibalik layar dalam pemotretan PANNING, ok..! Karena saya juga masih harus banyak belajar 😊.

Have a nice day...


Dariku khusus untukmu
imma-san
21-Maret-2021
Malang City, East Java
Indonesia