Senin, 26 April 2010

My First Experience of Cooking in Japan…. (*I’m Proud to be a Woman…)

MEMASAK adalah salah satu kegiatan yang hampir dilakukan oleh semua WANITA, khususnya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Hanya saja, mungkin ada sebagian yang tidak benar-benar melakukan kegiatan MEMASAK itu secara total oleh dirinya sendiri. Ada yang hanya sebagai perencana (*jika boleh disebut begitu), menentukan bahan-bahan yang harus dibeli, sementara yang melakukan kegiatan memasak itu sendiri adalah orang lain, dalam hal ini “pembantu rumah tangga”.

Ada juga yang BUKAN sebagai “perencana” dan juga BUKAN sebagai “pemasaknya”, hanya sebagai KONSUMEN yang mencoba hasil masakan. Salah satu yang termasuk golongan ini adalah saya hahahaha… OpsT!! tapi itu dulu, ketika saya masih kecil-remaja dan dewasa. Bahkan ketika saya sudah benar-benar menjadi seorang WANITA DEWASA dan bekerja, saya masih MASUK dalam kelompok yang terakhir. Hanya bertindak sebagai KONSUMEN, semua masakan telah siap saji kapanpun. Mulai di pagi hari setelah sholat subuh, pasti di meja sudah tersedia segelas susu coklat dan pisang goreng atau ketela goreng buat saya. Ketika jam 7 pagi saya harus berangkat bekerja (*semisal ada jadwal mengajar jam pertama pkl. 7.28 am), jam 6 pagi sarapan sudah tersedia termasuk bekal makanan untuk saya bawa untuk makan siang saya di kampus. Dan sore hari saat saya tiba di rumah, susu coklat dan kue sudah tersedia untuk saya. Begitupun makan malam sampai ke esokan harinya. Saya tidak pernah memasak langsung sendiri di dapur. Itu rutinitas saya selama ini, hingga semua itu HARUS BERUBAH ketika saya harus melanjutkan studi saya ke negeri sakura. Secara otomatis, saya harus melakukan segalanya sendiri. Apalagi mencari makanan jadi yang bisa saya makan sesuai dengan agama saya sangatlah susah di negeri sakura. Jika saya ingin makan, maka saya HARUS MEMASAK sendiri. Itu yang memaksa saya HARUS BISA memasak dan akhirnya menjadi MAHIR memasak *menurut ukuran saya :D


Pengalaman PERTAMA yang tidak akan pernah saya lupakan adalah saat memasak dengan bahan AYAM pada bulan November tanggal 9 tahun 2008, tepatnya di I-house Saitama Daigaku. Di negeri sakura, kita bisa membeli AYAM HALAL dalam porsi UTUH. Benar-benar AYAM UTUH yang belum dipotong-potong.

Pelajaran terpenting yang saya ambil dari memasak ayam pada saat itu adalah bahwa memasak itu TIDAK MUDAH … Apalagi dengan bahan ayam yang masih dalam keadaan utuh.

Sekali lagi, UTUH!!

Rasanya, saya sudah hampir menyerah tadinya dengan bahan ayam ini, sungguh deh! Tangan saya sakiiit banget! Apalagi saat itu pertama kalinya saya memasak, AYAM lagi!!… UTUH pula!! Aduh… bener2 memerlukan pengorbanan! Mana saya tidak tau mana-mana pas-nya buat memotong-motongnya… Alamak!! jadi merasa bahwa seorang IBU apalagi seorang ISTRI yang setiap hari memasak, itu adalah SANGAT HEBAT!! bener-bener salut banget!

Satu hal lagi, entah kenapa saya jadi teringat dengan para KRIMINAL khususnya para PENJAGAL manusia, salah satunya RYAN (*masih ingat tidak kasusnya RYAN dari Jombang sang penjagal) hahahahaha…

Bagaimana dia bisa melakukan MUTILASI pada manusia, sementara saya sendiri yang memotong AYAM saja susahnya minta ampun… IiiihH!! jadi membayangkan ngerinya mutilasi yang dilakukan RYAN…

Kembali lagi ke soal MEMASAK AYAM… Alhasil dari acara masak memasak saat itu dengan bahan AYAM UTUH tadi adalah bahwa tangan saya, khususnya di bagian jari jemari menjadi merah semuanya dan terasa sangat PEDIH!!….

Berarti, sangat berat sekali menjadi seorang IBU dan ISTRI itu hehehehe… Belum lagi harus memikirkan variasi makanan setiap hari. Berpikir bagaimana membuat makanan yang enak, bergizi tapi TIDAK MAHAL . Berpikir tentang menu apa hari ini, besok, dan besoknya lagi…

Saya jadi MENGERTI sekarang, bahwa seorang IBU sebegitu sayangnya terhadap anak2-nya dan seorang ISTRI yang begitu cintanya terhadap suaminya, setiap hari HARUS membuat masakan yang sehat, bervariasi dan HEMAT untuk keluarga tercinta…

Belum lagi para pembantu, mereka juga HARUS dihargai karena mereka juga salah satu orang yang memasak di rumah hehehehe…

AahH….hari itu benar-benar sangat mengesankan buat saya, yang tidak akan pernah saya lupakan! Berpikir saja TIDAK PERNAH ada di pikiran saya dulu tentang MEMASAK AYAM, IKAN, dllHhhhhh….tapi ternyata semua itu harus saya kerjakan disini, karena jika tidak ya saya TIDAK DAPAT makan dong hehehe karena kalau mau makan sesuai yang kita inginkan ya HARUS MAU memasaknya sendiri.

Hemmm…. memasak ayam jadi teringat tentang kejahatan MUTILASI, wah… tapi itu memang langsung terlintas lho dibenak saya saat memotong-motong AYAM yang sulit banget. Saya langsung berpikir, wah gimana ya pelaku MUTILASI bisa memahami potongan-potongan tubuh manusia saat memotongnya, gila!!

UpTs! forget it!
Kalau mikirin itu ntar jadi ngga nafsu makan hehehe…

Yang pasti, PENGALAMAN PERTAMA saya dalam memasak khususnya dengan bahan AYAM membuat saya BANGGA menjadi seorang WANITA SEJATI dan pada akhirnya membuat saya menjadi ketagihan untuk memasak dengan bahan-bahan lain sesuai imajinasi yang ada di kepala saya hehehehe…

*SEMANGAT MEMASAK!!!!!!!!!

by: imma.w.a.
721-8 Kami-okubo, Sakura-ku
Nakamura Haitsu 201, Saitama-shi, Japan
April 17, 2010…

Tidak ada komentar: